Kabarmu

Penjajakan Sinergi BSI dan Muhammadiyah Kota Pekalongan, 5 Program Ini jadi Peluang Strategis

MOZAIKMU – Bank Syariah Indonesia atau BSI dan Muhammadiyah Kota Pekalongan menjajaki kemungkinan sinergi guna memperkuat tata kelola administrasi keuangan di Persyarikatan. Wacana ini memberi harapan baru bagi pengintegrasian pengelolaan keuangan, utamanya untuk Amal Usaha Muhammadiyah (AUM), Pimpinan Cabang dan Pimpinan Ranting Muhammadiyah (PCM dan PRM) di Kota Pekalongan.

Wacana sinergi BSI dan Muhammadiyah Kota Pekalongan ini mengemuka saat Ketua PDM Kota Pekalongan, Dr. HM. Hasan Bisysri, M.Ag., menerima kunjungan BSI pada Selasa pekan lalu, 3 Februari 2026, di Ruang Kerja Wakil Rektor UIN Abdurrahman Wahid Kota Pekalongan. Delegasi BSI diwakili Yodi Izharivan selaku Senior Research Fellow, BSI Institute, AVP Islamic Organization and Socio Bussiness, Islamic Ecosystem Muhammad Faris Afif, serta perwakilan BSI Jl. Pemuda Kota Pekalongan Hanggoro S.

Hasan Bisysri mengatakan, silaturahmi menjadi langkah awal yang strategis guna menjajaki peluang kerja sama BSI dan Muhammadiyah Kota Pekalongan. Menurutnya, selain memperkuat tata kelola keuangan organisasi, kerja sama ini juga bisa mempercepat pengembangan ekosistem pendidikan di lingkungan AUM.

“PDM Kota Pekalongan tentu mengapresiasi inisiatif silaturahmi dari teman-teman Bank Syariah Indonesia. Tawaran kerja sama ini sangat positif untuk mendukung penguatan tata kelola organisasi, khususnya dalam hal administrasi keuangan PCM dan PRM serta pengembangan amal usaha Muhammadiyah di Kota Pekalongan,” ungkap Hasan.

Tindak Lanjut Silaturahmi BSI dan Muhammadiyah Kota Pekalongan

Silaturahmi BSI dan Muhammadiyah Kota Pekalongan (1)
SALAM LIMA JARI – Ketua PDM Kota Pekalongan dan tim BSI memberikan salam lima jari usai pembicaraan wacana kerja sama BSI dan Muhammadiyah Kota Pekalongan, baru-baru ini.

Dalam diskusi yang berlangsung ringan dan hangat tersebut, beberapa penjajakan kerja sama dibicarakan keduanya. Dalam hal ini, BSI menawarkan sejumlah program strategis untuk mendukung sistem keuangan Persyarikatan dan AUM Muhammadiyah.

Setidaknya ada lima program unggulan yang bisa dijajaki BSI dan Muhammadiyah Kota Pekalongan. Pertama, pembukaan rekening BSI untuk PCM dan PRM se Kota Pekalongan guna mensukseskan iuran anggota Muhammadiyah yang lebih tertib, transparan, dan mudah dipantau.
Menanggapi hal tersebut, Ketua PDM menilai program ini selaras dengan kebutuhan organisasi.

“Program pembukaan rekening BSI untuk PCM dan PRM ini sejalan dengan kebutuhan Muhammadiyah untuk membangun sistem iuran anggota yang lebih tertib, transparan, dan mudah dimonitor. Ini langkah baik untuk memperkuat kemandirian dan akuntabilitas organisasi,” terang Hasan Bisysri memberikan tanggapan.

Pemanfaatan platform B-School untuk AUM Pendidikan. Platform ini bisa didayagunakan bagi monitoring transaksi (trx) serta mendukung pembelajaran tata kelola keuangan pada AUM pendidikan Muhammadiyah. Ketiga, pemanfaatan platform B-Campus Muhammadiyah sebagai upaya mengintegrasikan layanan dan pengembangan ekosistem pendidikan.

“Kami melihat B-School dan B-Campus sebagai peluang untuk mendorong digitalisasi layanan di AUM pendidikan Muhammadiyah. Semoga ini dapat membantu sekolah dan kampus Muhammadiyah lebih modern, efisien, dan adaptif terhadap perkembangan,” kata Wakil Rektor UIN Abdurrahman Wahid Pekalongan ini.

Keempat, sinergi BSI dan Muhammadiyah Kota Pekalongan juga bisa diwujudkan dalam program penempatan dana (bringback) dan potensi pembiayaan over credit dari bank lain dengan special pricing, yang dapat menjadi opsi penguatan pembiayaan AUM.

Kelima, program gathering Ketua AUM, PRM, PCM, serta Majelis dan Lembaga Muhammadiyah guna penguatan komunikasi dan sosialisasi BSI ke para pengurus Persyarikatan.

Secara khusus, BSI juga menyampaikan penawaran kerja sama untuk kampus Muhammadiyah di luar layanan dan keuangan. BSI menyatakan kesiapannya untuk membantu penguatan akademik kampus Muhammadiyah melalui program Tridharma Perguruan Tinggi. Tawaran itu mencakup review kurikulum, kuliah tamu/kuliah umum, sharing informasi kajian dan penguatan literasi ekonomi syariah, serta kolaborasi riset.

Hasan Bisysri menilai kerja sama BSI dan Muhammadiyah Kota Pekalongan ini bisa membantu mengakselerasi peningkatan kualitas kampus Muhammadiyah, serta secara khusus kontribusi akademik bagi pengembangan ekonomi syariah.

“Ini menjadi kerja sama yang strategis bagi pengembangan kampus Muhammadiyah ke depan,” tandasnya.

Karena itu, PDM Kota Pekalongan menurut Hasan siap menindaklanjuti hasil silaturahmi tersebut dengan melakukan koordinasi internal bersama unsur pimpinan, PCM, PRM, Majelis/Lembaga, dan AUM Muhammadiyah agar program-program yang ditawarkan dapat direalisasikan secara bertahap dan terukur.

“InsyaAllah hasil pertemuan ini tidak berhenti pada wacana. Kami akan menindaklanjutinya ke struktur Muhammadiyah agar program-program yang ditawarkan bisa segera diturunkan menjadi langkah teknis yang bermanfaat,” pungkasnya. (sef)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button