Kabarmu

Daurah Ramadhan Al-Qur'an dan Hadis, Cara MBS Putri Taruna Krapyak Dekatkan Santri dengan Qur'an

MOZAIKMU – Muhammadiyah Boarding School (MBS) Putri Taruna Krapyak Kota Pekalongan kembali menghadirkan program Daurah Ramadhan Al-Qur’an dan Hadis di Bulan Ramadan 1445 Hijriyah. Program ini diharapkan kian mendekatkan para santri MBS terhadap Al-Qur’an dan hadis, terutama di bulan mulia ini.

Ada yang berbeda dari aktivitas para santri MBS Putri Taruna Krapyak selama Bulan Suci ramadhan 1445 Hijriyah ini. Setiap harinya, mereka sibuk menghabiskan waktunya untuk menghafal Al-Qur’an maupun hadis.

Meski suasana ini sebetulnya sudah menjadi pemandangan harian di Pondok Peradaban, namun intensitasnya lebih meningkat di Bulan Ramadhan ini. Pemandangan ini benar-benar menjadi Ramadhan Vibes yang syahdu di lingkungan MBS Putri Taruna.

Ya, memanfaatkan momentum bulan suci ini, para santri memang mengikuti program Daurah Ramadhan Al-Qur’an dan Hadis.

Program ini dilaksanakan selama hampir satu bulan Ramadhan, yakni tepatnya sejak tanggal 1 sampai nanti menjelang jadwal perpulangan Idulfitri.

Melalui program ini, para santri diharapkan bisa meningkatkan interaksi mereka dengan Al-Qur’an maupun Hadis, yakni dengan cara menghafalnya.

“Tujuannya adalah agar santri ini lebih dekat kepada Al-Qur’an, dengan memfokuskan program Ramadhan ini dengan menghafal Qur’an. Selain itu, antara Al-Qur’an dan hadis ini, santriwati memiliki porsi yang seimbang,” jelas Wakil Mudir MBS Putri Taruna Krapyak, Ustadzah Maulida Ade, S.Pd. saat menerima Tim Mozaikmu Pekalongan, baru-baru ini.

Baca juga: Hari Jadi ke-118: Kota Pekalongan, Batik, dan Muhammadiyah

Ustadzah Maulida Ade saat menjelaskan kegiatan Daurah Ramadhan 1445 H di MBS Putri Taruna Krapyak.

Terkait dengan hafalan Qur’an ini, para santri dibedakan berdasarkan kelas. Untuk kelas 3, mereka khusus menghafal surat-surat pilihan, yakni Surat Al-Waqiah, As-Sajadah, dan Ar-Rahman.

Sementara untuk kelas 1 dan 2 momentum Daurah Ramadhan Al-Qur’an dan Hadis ini dimanfaatkan untuk menambah target hafalan Qur’an mereka, yakni dengan menghafal 1 juz tambahan.

Tak hanya menghafal Al-Qur’an, menurut Ustadzah Maulida, selama Daurah Ramadhan ini juga para santri meningkatkan hafalan mereka atas hadis-hadis nabi.

Para santri MBS Putri Taruna Krapyak ini berkesempatan menghafal hadis-hadis tentang adab yang bersumber dari Kitab Bulughul Maram karya Ibnu Hajar Al-Asqalani.

Adapun program Daurah Ramadhan Al-Qur’an dan Hadis ini bukanlah yang pertama dilaksanakan MBS Putri Taruna Krapyak. Sebab dua tahun sebelumnya juga mereka sudah menghadirkannya secara berturut-turut di setiap bulan Ramadhan.

“Jadi, program Daurah ini sudah berlangsung selama tiga kali. Di tahun pertama tahun 1443 hijriyah, tahun kemarin 1444 hijriyah, dan tahun ini adalah yang ketiga kalinya kami menggelar daurah ramadhan,” terang Ustadzah Maulida.

Baca juga: MBS Putri Taruna Krapyak Go to Olympicad 7 Bandung, Saatnya Pondok Peradaban Bersaing dalam Kebaikan

Sistem Evaluasi Daurah Ramadhan Al-Qur’an dan Hadis

Santriwati MBS Putri tengah serius menghafal.

Kegiatan ini melibatkan total 45 santri, yang terdiri dari 12 santri kelas satu, lalu 16 santri kelas dua, dan sisanya sebanyak 17 santri adalah kelas tiga. Sementara untuk mendampingi kegiatan menghafal mereka, sebanyak 10 ustadzah juga terlibat dalam kegiatan harian santri.

Tidak cukup menghafal, sistem evaluasi dan penilaian juga disiapkan MBS Putri. Untuk hadits, mereka ditargetkan mampu menghafal total 72 hadits selama pelaksanaan kegiatan Daurah Ramadhan.

Para santri nantinya diuji dan dievaluasi terkait apa yang sudah dihafalnya, baik Al-Qur’an maupun Hadis. Dengan cara ini, para ustadzah bisa mengukur progres hafalan para santri secara berkala.

“Parameternya adalah, dalam hafalan hadits kami melakukan evaluasi pekanan. Setiap pekan target hafalannya adalah 28 hadis, jadi selama tiga pekan ini sekitar 72 hadis. Jadi kita tahu progres hafalan santri, kemudian bagaimana santri bisa menjawab soal-soal yang kita evaluasikan,” jelas Ustadzah Maulida.

Demikian halnya dengan hafalan Qur’an, setiap menambah 1 juz para santri akan di-tasmi’-kan (diperdengarkan, red) di hadapan santri dan ustadzah.

Santriwati MBS Putri Taruna Krapyak tengah membagikan takjil dan brosur ke para pengguna jalan.

Oiya, untuk menambah mood menghafal selama mengikuti kegiatan Daurah Ramadhan Al-Qur’an dan Hadis, para santri juga diberikan kesempatan relaksasi dan refreshing melalui kegiatan berbagi takjil di jalan raya. Mereka membagikan takjil ke para pengguna jalan sekaligus juga brosur profil Pondok Peradaban.

Harapannya, kegiatan ini juga bisa sekaligus menjadi sarana sosialisasi dan promosi MBS Putri Taruna Krapyak ke masyarakat. (sef)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button